kau tawarkan cawan insaf pada damai
lalu kubalikkan itu kedalan kubangan racun
perangku dengan jiwaku hampir abadi
lalu kecubung malam datang
bersama angin dan kelam angan
lalu kubalikan lagi cawan itu
dan kutemukan tangisan kecilku
dalam tangisan kecilku
ada anganku
dalam anganku
ada tangisanku
dan dalam tangisanku
kau tadahkan tangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar